Tampilkan postingan dengan label 4. Analisis Perancangan Jaringan Komputer. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label 4. Analisis Perancangan Jaringan Komputer. Tampilkan semua postingan
Selasa, 03 Juni 2014 0 komentar

Data Center

Data center menjadi tempat teknologi itu berkumpul, berbagai jenis server menempati rak didalam data center (Server Farm).

Berbagai best practice mengenai data center telah dikemukaan dalam beberapa jurnal atau artikel dan sudah cukup berhasil untuk diterapkan di perusahaan-perusahaan disesuaikan dengan kebutuhan. Selain itu adanya beberapa standar yang sudah disusun oleh organisasi seperti TIA-942(Telecommunication Industry Association) membantu menciptakan suatu data center yang ideal bagi suatu perusahaan. Kajian data center kali ini akan mencoba memberikan gambaran global dan spesifik mengenai data center yang akan dikaitkan dengan best practice dan standar – standar yang tersedia sehingga menghasilkan suatu arahan yang jelas dari segi perancangan data center ideal.

Perancangan Data Center
Berdasarkan servis utama sebuah data center, maka dalam dalam analisa ini akan dijelaskan mengenai bagaimana merancang data center yang ideal dengan cara mendetailkan kriteria best practice dan starndar-standar yang ada untuk beberapa aspek.
Berikut langkah – langkah yang dilakukan untuk merancang sebuah data center yang ideal dilakukan sebagai berikut :
1.      Memperkirakan kebutuhan perangkat jaringan dan telekomunikasi, kebutujan power dan kebutuhan cooling untuk data center pada kapasitas yang semaksimum mungkin. Antipasi juga pertumbuhan kebutuhan yang mungkin dengan rasio yang sesuai ( kebijakan perusahaan dipadukan dengan pertumbuhan kebutuhan yang disebutkan pada standar).
2.      Menentukan kebutuhan ruangan untuk setiap kebutuhan pada nomor 1.
3.      Memperkirakan aspek –aspek yang terkait dengan kebutuhan utama diatas seperti keamanan setiap perangkat, grounding pada sistem listrik, perlidungan elektrik, dan kebutuhan fasilitas lain berdarkan pada arsitek dan engineer. Menyediakan kebutuhan pusat operasional, loading dock, ruang pengyimpanan, area staging dan area pendukung lainnya. Koodinasikan dengan DC sebelumnya.
Kamis, 15 Mei 2014 0 komentar

Virtual Private Network

Selasa, 13 Mei 2014 0 komentar

Pengertian dan Cara Kerja VPN

VPN adalah singkatan dari virtual private network, yaitu jaringan pribadi (bukan untuk akses umum) yang menggunakan medium nonpribadi (misalnya internet) untuk menghubungkan antar remote-site secara aman. Perlu penerapan teknologi tertentu agar walaupun menggunakan medium yang umum, tetapi traffic (lalu lintas) antar remote-site tidak dapat disadap dengan mudah, juga tidak memungkinkan pihak lain untuk menyusupkan traffic yang tidak semestinya ke dalam remote-site.

Menurut IETF, Internet Engineering Task Force, VPN is an emulation of [a] private Wide Area Network(WAN) using shared or public IP facilities, such as the Internet or private IP backbones.VPN merupakan suatu bentuk private internet yang melalui public network (internet), dengan menekankan pada keamanan data dan akses global melalui internet. Hubungan ini dibangun melalui suatu tunnel (terowongan) virtual antara 2 node.

adalah suatu jaringan privat (biasanya untuk instansi atau kelompok tertentu) di dalam jaringan internet (publik), dimana jaringan privat ini seolah-olah sedang mengakses jaringan lokalnya tapi menggunakan jaringan public

VPN adalah sebuah koneksi Virtual yang bersifat private mengapa disebut demikian karena pada dasarnya jaringan ini tidak ada secara fisik hanya berupa jaringan virtual dan mengapa disebut private karena jaringan ini merupakan jaringan yang sifatnya private yang tidak semua orang bisa mengaksesnya. VPN Menghubungkan PC dengan jaringan public atau internet namun sifatnya private, karena bersifat private maka tidak semua orang bisa terkoneksi ke jaringan ini dan mengaksesnya. Oleh karena itu diperlukan keamanan data
Senin, 05 Mei 2014 2 komentar

Analisis dan Disain "Multi-Protocol Label Switching (MPLS)"

Banyaknya kebutuhan pengiriman paket data dalam berbagai bentuk media/multimedia membutuhkan kualitas layanan, kehandalan dan efisiensi membuat traffic engineering penting untuk dipertimbangkan didalam desain dan pengoperasian backbone jaringan internet (Internet Protocol) yang luas. Standarisasi jalur traffic pada jaringan IP merupakan issue yang hangat dibicarakan untuk pengoptimalan performace dari operasi jaringan. Tujuan dari standarisasi jalur traffic pada jaringan IP untuk memfasilitasi perpindahan traffic IP melewati jaringan yang disediakan yang lebih efisien, lebih handal dan lebih cepat. Berdasarkan kejadian yang sering terjadi, jalur traffic pada jaringan IP dapat terhambat disebabkan kemampuan fungsi yang terbatas dari teknologi IP konvensional. Perkembangan yang terbaru dalam Multiprotocol Label Switching membuka kemungkinan untuk pengalamatan dari terbatasnya teknologi konvensional.
Sabtu, 03 Mei 2014 0 komentar

Apa itu Jaringan Backbone???

Backbone merupakan sebuah teknik yang digunakan dalam penggabungan beberapa jaringan lokal pada masing-masing lantai dari bangunan bertingkat dengan menggunakan satu jalur kabel utama dan khusus. Backbone merupakan jalan, saluran utama, atau bisa disebut dengan jalan tol dalam sebuah jaringan.
 
Teknik backbone merupakan teknik yang paling banyak digunakan karena dapat mencega bottleneck yang terjadi pada server. Kabel yang digunakan biasanya adalah jenis serat optik, kabel RG-58, atau RG-8. Sedangkan konektor yang digunakan adalah ST untuk serat optik, BNC untuk kabel RG-58, dan AUI untuk kabel RG-8.
Hal yang perlu diperhatikan sebelum membangung jaringan backbone:
Jumat, 02 Mei 2014 0 komentar

Bridge Jaringan Komputer

 Pengertian Bridge Jaringan Komputer
Bridge adalah sebuah komponen jaringan yang digunakan untuk memperluas jaringan atau membuat sebuah segmen jaringan. Bridge jaringan beroperasi di dalam lapisan data-link pada model OSI. Bridge juga dapat digunakan untuk menggabungkan dua buah media jaringan yang berbeda, seperti halnya antara media kabel Unshielded Twisted-Pair (UTP) dengan kabel serat optik atau dua buah arsitektur jaringan yang berbeda.

Karakteristik Bridge
1.      Koneksi internet digunakan pada 1 PC saja, atau koneksi internet di-share dengan beberapa PC menggunakan server/access point.
2.      Koneksi internet menggunakan pilihan paket quota, sehingga tidak selalu terhubung ke internet selama 24 jam.
3.      Menginginkan kerja modem yang lebih ringan, karena jika koneksi di-share maka modem tidak dijadikan sebagai server untuk membagi bandwidth, sehingga modem lebih awet. Namun konsekuensinya, untuk membagi bandwidth diperlukan tambahan server/access point.
4.      Dapat memisahkan jaringan yang luas menjadi sub jaringan yang lebih kecil.
5.      Dapat mempelajari alamat, meneliti paket data dan menyampaikannya.
6.      Dapat mengoleksi dan melepas paket-paket diantara dua segmen jaringan.
7.      Dapat mengontrol broadcast ke jaringan.
8.      Dapat merawat address table.
0 komentar

STRUKTUR PENGKABELAN

Pengkabelan merupakan salah satu unsur penting dalam perancangan suatu jaringan.., sukses tidaknya perancangan suatu jaringan bergantung dari perancangan dasar sistem pengkabelannya.
 
Struktur kabel adalah sebuah sistem struktur yang bekerja berdasarkan prinsip gaya tarik, terdiri atas kabel baja, sendi, batang, dsb yang menyanggah sebuah penutup yang menjamin tertutupnya sebuah bangunan. Struktur kabel dan jaringan dapat juga dinamakan struktur tarik dan tekan, karena pada kabel-kabel hanya dilimpahkan gaya-gaya tarik, sedangkan kepada tiang-tiang pendukungnya hanya dilimpahkan gaya tekan.

Keuntungan struktur kabel :
·    Elemen kabel merupakan elemen konstruksi paling ekonomis untuk menutup permukaan yang luas.
·         Ringan, meminimalisasi beban sendiri sebuah konstruksi.
·         Memberikan efisiensi ruang lebih besar.
·  Memiliki faktor keamanan terhadap api lebih baik dibandingkan struktur tradisional.
·  Dari segi teknik, pada saat terjadi penurunan penopang, kabel segera menyesuaikan diri pada kondisi keseimbangan yang baru.
·         Cocok untuk bangunan yang bersifat permanen.
Jumat, 18 April 2014 0 komentar

Routing Dinamis Dengan OSPF

0 komentar

Apa itu OSPF(Open Shortest Path First) dan Cara Konfigurasinya ?

OSPF (Open Shortest Path First) adalah sebuah routing protokol berjenis IGRP (InteriorGateway Routing Protocol) yang hanya dapat bekerja dalam jaringan internal suatu ogranisasi atau perusahaan. Jaringan internal maksudnya adalah jaringan di mana Anda masih memiliki hak untuk menggunakan, mengatur, dan memodifikasinya. Atau dengan kata lain, Anda masih memiliki hak administrasi terhadap jaringan tersebut. Jika Anda sudah tidak memiliki hak untuk menggunakan dan mengaturnya, maka jaringan tersebut dapat dikategorikan sebagai jaringan eksternal.

Selain itu, OSPF juga merupakan routing protokol yang berstandar terbuka. Maksudnya adalah routing protokol ini bukan ciptaan dari vendor manapun. Dengan demikian, siapapun dapat menggunakannya, perangkat manapun dapat kompatibel dengannya, dan di manapun routing protokol ini dapat diimplementasikan. OSPF merupakan routing protokol yang menggunakan konsep hirarki routing, artinya OSPF membagi-bagi jaringan menjadi beberapa tingkatan. Tingkatan-tingkatan ini diwujudkan dengan menggunakan sistem pengelompokan area.
 
Sabtu, 29 Maret 2014 0 komentar

Sekilas Tentang MikroTik RouterOS™

MikroTik RouterOS™ merupakan sistem operasi dan perangkat lunak yang dapat digunakan untuk menjadikan komputer manjadi router network yang handal, mencakup berbagai fitur yang dibuat untuk ip network dan jaringan wireless, cocok digunakan oleh ISP dan provider hotspot.
 
Kebutuhan akan akses internet dewasa ini sangat tinggi sekali. Baik untuk mencari informasi, artikel, pengetahuan terbaru atau bahkan hanya untuk chating sehingga seperti suatu keharusan kita yang bergelut di dunia IT Networking harus mengeri dan belajar Mikrotik - apa itu Mikrotik. Pembagian nomor untuk internet atau biasa disebut dalam dunia networking adalah IP Address sudah sangat menipis atau sudah hampir habis.

Satu IP Address perlu sekali berhubungan dengan IP address lainnya yang berbeda class atau subnet, maka diperlukanlah suatu proses system untuk menghubungkan IP Address itu, yaitu routing. Routing akan membuat sebuah rantai jaringan saling terhubung dan bias berkomunikasi dengan baik, dan informasi yang tersedia di satu IP Address akan didapatkan di IP address yang lainnya.
Rabu, 05 Maret 2014 0 komentar

Fiber Optic

Dewasa ini dengan perkembangan teknologi komputer yang semakin pesat maka perkembangan jaringan komputer pun dituntut juga untuk mengikuti perkembangan teknologi tersebut, dan dalam membangun sebuah link atau hubungan sebuah workstation atau server tidak akan dapat berfungsi apabila peralatan tersebut tidak terhubung secara fisik, hubungan tersebut dalam Lan dikenal sebagai media transmisi yang umunya berupa kabel dan yang akan saya bahas adalah salah satu media transmisi yaitu kabel fiber optik.

Dalam jaringan dikenal 3 jenis kabel yaitu:
1.       Kabel Twisted Pair
·         Kabel ini terbagi dua, yaitu Shielded Twisted Pair dan Unshielded Twisted Pair(UTP)
·         Lebih banyak dikenal karena merupakan kabel telpon
·         Relatif murah
·         Jarak yang pendek
·         Mudah terpengaruh oleh gangguan
·         Kecepatan data yang dapat didukung terbatas, 10-16 Mbps

2.       Kabel Coaxial
·         Umumnya digunakan pada televisi
·         Jarak yang relatif lebih jauh
·         Kecepatan pengiriman data lebih tinggi di banding Twisted Pair, 30 Mbps
·         Harga yang relatif tidak mahal
·         Ukurannya lebih besar dari Twisted Pair

3.       Kabel Fiber Optic
Senin, 11 November 2013 0 komentar

Analisis dan Desain Sistem Operasi Jaringan & Analisis dan Desaign Topologi Jaringan


     A.    Analisis Sistem Operasi Jaringan

Pengertian
Sistem operasi jaringan adalah sebuah jenis sistem operasi yang ditujukan untuk menangani jaringan. Umumnya, sistem operasi ini terdiri atas banyak layanan atau service yang ditujukan untuk melayani pengguna, seperti layanan berbagi berkas, layanan berbagi alat pencetak (printer), DNS Service, HTTP Service, dan lain sebagainya. Istilah ini populer pada akhir dekade 1980-an hingga awal dekade 1990-an.

Beberapa sistem operasi jaringan yang umum dijumpai adalah sebagai berikut:

Microsoft LAN Manager 
Adalah sebuah sistem operasi jaringan yang dikembangkan oleh Microsoft Corporation bersama-sama dengan 3Com Corporation. LAN Manager didesain sebagai penerus perangkat lunak server jaringan 3+Share yang berjalan di atas sistem operasi MS-DOS.LAN Manager dibuat berbasiskan IBM OS/2 dan protokol NetBEUI. Pada tahun 1990, Microsoft meluncurkan LAN Manager 2.0 yang menawarkan banyak keunggulan. Versi terakhir LAN Manager, versi 2.2 yang dimasukkan ke dalam OS/2 1.31 menjadi sistem operasi server Microsoft, sebelum digantikan oleh Windows NT Server pada tahun 1994.
Beberapa vendor menjual versi LAN Manager, yakni:
HP LAN Manager/X, IBM LAN Server. 

Novell NetWare
adalah sebuah sistem operasi jaringan yang umum digunakan dalam komputer IBM PC atau kompatibelnya. Sistem operasi ini dikembangkan oleh Novell, dan dibuat berbasiskan tumpukan protokol jaringan Xerox XNS. NetWare telah digantkan oleh Open Enterprise Server (OES). Versi terakhir dari NetWare hingga April 2007 adalah versi 6.5 Support Pack 6, yang identik dengan OES-NetWare Kernel, Support Pack 2.

Microsoft Windows NT Server 
Windows NT merupakan sebuah sistem operasi 32-bit dari Microsoft yang menjadi leluhur sistem operasi Windows 2000, Windows XP, Windows Server 2003, dan Windows Vista. Sistem operasi tersebut pada awalnya mendukung beberapa platform mikroprosesor, dimulai dari Intel 80x86 (hingga sekarang), MIPS R4x00 (dihentikan pada versi Windows NT 4.0), Digital Equipment Corporation Alpha AXP (dihentikan pada versi Windows 2000 Beta 3), IBM PowerPC (dimulai dari versi Windows NT 3.51 dan dihentikan pada versi Windows NT 4.0), serta beberapa platform lainnya, seperti Clipper dan SPARC (tidak dirilis untuk umum, karena dibuat oleh pihak ketiga, Intergraph). Saat ini, sistem operasi berbasis Windows NT hanya mendukung platform Intel 80x86, Intel IA64 dan AMD64 (atau x64), sementara platform lainnya tidak didukung lagi, mengingat kurangnya dukungan dari pihak ketiga untuk prosesor tersebut.
Windows NT diluncurkan dalam beberapa edisi, meskipun produk tersebut dibangun dari kode sumber yang sama, yaitu sebagai berikut:
Kamis, 07 November 2013 0 komentar

Media Transmisi (Wire dan Wireless)



A.     PENGERTIAN MEDIA TRANSMISI
Media transmisi adalah media yang menghubungkan antara pengirim dan penerima informasi (data), karena jarak yang jauh, maka data terlebih dahulu diubah menjadi kode/isyarat, dan isyarat inilah yang akan dimanipulasi dengan berbagai macam cara untuk diubah kembali menjadi data. Media transmisi digunakan pada beberapa peralatan elektronika untuk menghubungkan antara pengirim dan penerima supaya dapat melakukan pertukaran data. Beberapa alat elektronika, seperti telepon, komputer, televisi, dan radio membutuhkan media transmisi untuk dapat menerima data. Seperti pada pesawat telepon, media transmisi yang digunakan untuk menghubungkan dua buah telepon adalah kabel. Setiap peralatan elektronika memiliki media transmisi yang berbeda-beda dalam pengiriman datanya.
Beberapa faktor yang berhubungan dengan media transmisi dan sinyal sebagai penentu data rate dan jarak adalah sebagai berikut:
·         Bandwidth (Lebar Pita). Semakin besar maka semakin banyak pula data yang dapat dikirimkan.
·         Transmision Impairement (Kerusakan transmisi). Untuk media terpadu, kabel twisted pair secara umum mengalami kerusakan transmisi lebih dari pada kabel coaxial, dan coaxial mengamami kerusakan data lebih banyak daripada fiberoptik.
·         Interference (Interferensi). Interferensi dari sinyal damal pita frekuensi yang saling Overlapping dapat menyebabkan distorsi atau dapat merusak sebuah sinyal.
·         Jumlah Penerima (receiver). Sebuah media terpadu dapat digunakan untuk membawa sebuah hubungan piont-to-point atau sebuah hubungan yang dapat digunakan secara bersama-sama.

 
;