Tampilkan postingan dengan label 4. Analisis Perancangan Jaringan Komputer. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label 4. Analisis Perancangan Jaringan Komputer. Tampilkan semua postingan
Data center
menjadi tempat teknologi itu berkumpul, berbagai jenis server menempati rak
didalam data center (Server Farm).
Berbagai
best practice mengenai data center telah dikemukaan dalam beberapa jurnal atau
artikel dan sudah cukup berhasil untuk diterapkan di perusahaan-perusahaan
disesuaikan dengan kebutuhan. Selain itu adanya beberapa standar yang sudah
disusun oleh organisasi seperti TIA-942(Telecommunication Industry Association)
membantu menciptakan suatu data center yang ideal bagi suatu perusahaan. Kajian
data center kali ini akan mencoba memberikan gambaran global dan spesifik
mengenai data center yang akan dikaitkan dengan best practice dan standar –
standar yang tersedia sehingga menghasilkan suatu arahan yang jelas dari segi
perancangan data center ideal.
Perancangan Data Center
Berdasarkan
servis utama sebuah data center, maka dalam dalam analisa ini akan dijelaskan
mengenai bagaimana merancang data center yang ideal dengan cara mendetailkan
kriteria best practice dan starndar-standar yang ada untuk beberapa aspek.
Berikut
langkah – langkah yang dilakukan untuk merancang sebuah data center yang ideal
dilakukan sebagai berikut :
1.
Memperkirakan
kebutuhan perangkat jaringan dan telekomunikasi, kebutujan power dan kebutuhan
cooling untuk data center pada kapasitas yang semaksimum mungkin. Antipasi juga
pertumbuhan kebutuhan yang mungkin dengan rasio yang sesuai ( kebijakan
perusahaan dipadukan dengan pertumbuhan kebutuhan yang disebutkan pada
standar).
2.
Menentukan
kebutuhan ruangan untuk setiap kebutuhan pada nomor 1.
3.
Memperkirakan
aspek –aspek yang terkait dengan kebutuhan utama diatas seperti keamanan setiap
perangkat, grounding pada sistem listrik, perlidungan elektrik, dan kebutuhan
fasilitas lain berdarkan pada arsitek dan engineer. Menyediakan kebutuhan pusat
operasional, loading dock, ruang pengyimpanan, area staging dan area pendukung
lainnya. Koodinasikan dengan DC sebelumnya.
Selasa, 13 Mei 2014
4. Analisis Perancangan Jaringan Komputer
0
komentar
Pengertian dan Cara Kerja VPN
VPN adalah singkatan dari virtual private
network, yaitu jaringan pribadi (bukan untuk akses umum) yang menggunakan
medium nonpribadi (misalnya internet) untuk menghubungkan antar remote-site
secara aman. Perlu penerapan teknologi tertentu agar walaupun menggunakan
medium yang umum, tetapi traffic (lalu lintas) antar remote-site tidak dapat
disadap dengan mudah, juga tidak memungkinkan pihak lain untuk menyusupkan
traffic yang tidak semestinya ke dalam remote-site.
Menurut
IETF, Internet Engineering Task Force, VPN is an emulation of [a] private Wide
Area Network(WAN) using shared or public IP facilities, such as the Internet or
private IP backbones.VPN merupakan suatu bentuk private internet yang melalui
public network (internet), dengan menekankan pada keamanan data dan akses
global melalui internet. Hubungan ini dibangun melalui suatu tunnel
(terowongan) virtual antara 2 node.
adalah suatu
jaringan privat (biasanya untuk instansi atau kelompok tertentu) di dalam jaringan
internet (publik), dimana jaringan privat ini seolah-olah sedang mengakses
jaringan lokalnya tapi menggunakan jaringan public
VPN adalah sebuah koneksi Virtual yang
bersifat private mengapa disebut demikian karena pada dasarnya jaringan ini
tidak ada secara fisik hanya berupa jaringan virtual dan mengapa disebut
private karena jaringan ini merupakan jaringan yang sifatnya private yang tidak
semua orang bisa mengaksesnya. VPN Menghubungkan PC dengan jaringan public atau
internet namun sifatnya private, karena bersifat private maka tidak semua orang
bisa terkoneksi ke jaringan ini dan mengaksesnya. Oleh karena itu diperlukan
keamanan data
Senin, 05 Mei 2014
1. Analisis & Disain Sistem Jaringan,
4. Analisis Perancangan Jaringan Komputer
2
komentar
Analisis dan Disain "Multi-Protocol Label Switching (MPLS)"
Banyaknya kebutuhan pengiriman paket data
dalam berbagai bentuk media/multimedia membutuhkan kualitas layanan, kehandalan
dan efisiensi membuat traffic engineering penting untuk dipertimbangkan didalam
desain dan pengoperasian backbone jaringan internet (Internet Protocol) yang
luas. Standarisasi jalur traffic pada jaringan IP merupakan issue yang hangat
dibicarakan untuk pengoptimalan performace dari operasi jaringan. Tujuan dari
standarisasi jalur traffic pada jaringan IP untuk memfasilitasi perpindahan traffic
IP melewati jaringan yang disediakan yang lebih efisien, lebih handal dan lebih
cepat. Berdasarkan kejadian yang sering terjadi, jalur traffic pada jaringan IP
dapat terhambat disebabkan kemampuan fungsi yang terbatas dari teknologi IP
konvensional. Perkembangan yang terbaru dalam Multiprotocol Label Switching
membuka kemungkinan untuk pengalamatan dari terbatasnya teknologi konvensional.
Sabtu, 03 Mei 2014
4. Analisis Perancangan Jaringan Komputer
0
komentar
Apa itu Jaringan Backbone???
Backbone
merupakan sebuah teknik yang digunakan dalam penggabungan beberapa jaringan
lokal pada masing-masing lantai dari bangunan bertingkat dengan menggunakan
satu jalur kabel utama dan khusus. Backbone merupakan jalan, saluran utama,
atau bisa disebut dengan jalan tol dalam sebuah jaringan.
Teknik
backbone merupakan teknik yang paling banyak digunakan karena dapat mencega
bottleneck yang terjadi pada server. Kabel yang digunakan biasanya adalah jenis
serat optik, kabel RG-58, atau RG-8. Sedangkan konektor yang digunakan adalah
ST untuk serat optik, BNC untuk kabel RG-58, dan AUI untuk kabel RG-8.
Hal yang
perlu diperhatikan sebelum membangung jaringan backbone:
Pengertian Bridge Jaringan Komputer
Bridge
adalah sebuah komponen jaringan yang digunakan untuk memperluas jaringan atau
membuat sebuah segmen jaringan. Bridge jaringan beroperasi di dalam lapisan
data-link pada model OSI. Bridge juga dapat digunakan untuk menggabungkan dua
buah media jaringan yang berbeda, seperti halnya antara media kabel Unshielded
Twisted-Pair (UTP) dengan kabel serat optik atau dua buah arsitektur jaringan
yang berbeda.
Karakteristik Bridge
1.
Koneksi
internet digunakan pada 1 PC saja, atau koneksi internet di-share dengan
beberapa PC menggunakan server/access point.
2.
Koneksi
internet menggunakan pilihan paket quota, sehingga tidak selalu terhubung ke
internet selama 24 jam.
3.
Menginginkan
kerja modem yang lebih ringan, karena jika koneksi di-share maka modem tidak
dijadikan sebagai server untuk membagi bandwidth, sehingga modem lebih awet.
Namun konsekuensinya, untuk membagi bandwidth diperlukan tambahan server/access
point.
4.
Dapat
memisahkan jaringan yang luas menjadi sub jaringan yang lebih kecil.
5.
Dapat
mempelajari alamat, meneliti paket data dan menyampaikannya.
6.
Dapat
mengoleksi dan melepas paket-paket diantara dua segmen jaringan.
7.
Dapat
mengontrol broadcast ke jaringan.
8.
Dapat
merawat address table.
Pengkabelan merupakan salah satu unsur penting dalam
perancangan suatu jaringan.., sukses tidaknya perancangan suatu jaringan bergantung
dari perancangan dasar sistem pengkabelannya.
Struktur kabel adalah sebuah sistem struktur yang bekerja
berdasarkan prinsip gaya tarik, terdiri atas kabel baja, sendi, batang, dsb
yang menyanggah sebuah penutup yang menjamin tertutupnya sebuah bangunan.
Struktur kabel dan jaringan dapat juga dinamakan struktur tarik dan tekan,
karena pada kabel-kabel hanya dilimpahkan gaya-gaya tarik, sedangkan kepada
tiang-tiang pendukungnya hanya dilimpahkan gaya tekan.
Keuntungan struktur kabel :
· Elemen kabel merupakan elemen konstruksi paling ekonomis untuk menutup
permukaan yang luas.
·
Ringan, meminimalisasi beban sendiri sebuah konstruksi.
·
Memberikan efisiensi ruang lebih besar.
· Memiliki faktor keamanan terhadap api lebih baik dibandingkan struktur
tradisional.
· Dari segi teknik, pada saat terjadi penurunan penopang, kabel segera
menyesuaikan diri pada kondisi keseimbangan yang baru.
·
Cocok untuk bangunan yang bersifat permanen.
Jumat, 18 April 2014
4. Analisis Perancangan Jaringan Komputer
0
komentar
Routing Dinamis Dengan OSPF
4. Analisis Perancangan Jaringan Komputer
0
komentar
Apa itu OSPF(Open Shortest Path First) dan Cara Konfigurasinya ?
OSPF (Open
Shortest Path First) adalah sebuah routing protokol berjenis IGRP
(InteriorGateway Routing Protocol) yang hanya dapat bekerja dalam jaringan
internal suatu ogranisasi atau perusahaan. Jaringan internal maksudnya adalah
jaringan di mana Anda masih memiliki hak untuk menggunakan, mengatur, dan
memodifikasinya. Atau dengan kata lain, Anda masih memiliki hak administrasi
terhadap jaringan tersebut. Jika Anda sudah tidak memiliki hak untuk
menggunakan dan mengaturnya, maka jaringan tersebut dapat dikategorikan sebagai
jaringan eksternal.
Selain itu, OSPF juga merupakan routing
protokol yang berstandar terbuka. Maksudnya adalah routing protokol ini bukan
ciptaan dari vendor manapun. Dengan demikian, siapapun dapat menggunakannya,
perangkat manapun dapat kompatibel dengannya, dan di manapun routing protokol
ini dapat diimplementasikan. OSPF merupakan routing protokol yang menggunakan
konsep hirarki routing, artinya OSPF membagi-bagi jaringan menjadi beberapa
tingkatan. Tingkatan-tingkatan ini diwujudkan dengan menggunakan sistem
pengelompokan area.

Sabtu, 29 Maret 2014
4. Analisis Perancangan Jaringan Komputer
0
komentar
Sekilas Tentang MikroTik RouterOS™
MikroTik
RouterOS™ merupakan sistem operasi dan perangkat lunak yang dapat digunakan untuk
menjadikan komputer manjadi router network yang handal, mencakup berbagai fitur
yang dibuat untuk ip network dan jaringan wireless, cocok digunakan oleh ISP
dan provider hotspot.
Kebutuhan akan
akses internet dewasa ini sangat tinggi sekali. Baik untuk mencari informasi,
artikel, pengetahuan terbaru atau bahkan hanya untuk chating sehingga seperti
suatu keharusan kita yang bergelut di dunia IT Networking harus mengeri dan
belajar Mikrotik - apa itu Mikrotik. Pembagian nomor untuk internet atau biasa
disebut dalam dunia networking adalah IP Address sudah sangat menipis atau
sudah hampir habis.
Satu IP Address
perlu sekali berhubungan dengan IP address lainnya yang berbeda class atau
subnet, maka diperlukanlah suatu proses system untuk menghubungkan IP Address
itu, yaitu routing. Routing akan membuat sebuah rantai jaringan saling
terhubung dan bias berkomunikasi dengan baik, dan informasi yang tersedia di
satu IP Address akan didapatkan di IP address yang lainnya.
Rabu, 05 Maret 2014
1. Analisis & Disain Sistem Jaringan,
4. Analisis Perancangan Jaringan Komputer
0
komentar
Fiber Optic
Dewasa ini dengan perkembangan
teknologi komputer yang semakin pesat maka perkembangan jaringan komputer pun
dituntut juga untuk mengikuti perkembangan teknologi tersebut, dan dalam
membangun sebuah link atau hubungan sebuah workstation atau server tidak akan
dapat berfungsi apabila peralatan tersebut tidak terhubung secara fisik,
hubungan tersebut dalam Lan dikenal sebagai media transmisi yang umunya berupa
kabel dan yang akan saya bahas adalah salah satu media transmisi yaitu kabel
fiber optik.
Dalam
jaringan dikenal 3 jenis kabel yaitu:
1.
Kabel Twisted Pair
·
Kabel ini terbagi dua, yaitu Shielded Twisted
Pair dan Unshielded Twisted Pair(UTP)
·
Lebih banyak dikenal karena merupakan kabel
telpon
·
Relatif murah
·
Jarak yang pendek
·
Mudah terpengaruh oleh gangguan
·
Kecepatan data yang dapat didukung terbatas,
10-16 Mbps
2.
Kabel Coaxial
·
Umumnya digunakan pada televisi
·
Jarak yang relatif lebih jauh
·
Kecepatan pengiriman data lebih tinggi di
banding Twisted Pair, 30 Mbps
·
Harga yang relatif tidak mahal
·
Ukurannya lebih besar dari Twisted Pair
3.
Kabel Fiber Optic
Senin, 11 November 2013
1. Analisis & Disain Sistem Jaringan,
4. Analisis Perancangan Jaringan Komputer
0
komentar
Analisis dan Desain Sistem Operasi Jaringan & Analisis dan Desaign Topologi Jaringan
A. Analisis
Sistem Operasi Jaringan
Pengertian
Sistem
operasi jaringan adalah sebuah jenis sistem operasi yang ditujukan untuk
menangani jaringan. Umumnya, sistem operasi ini terdiri atas banyak layanan
atau service yang ditujukan untuk melayani pengguna, seperti layanan berbagi
berkas, layanan berbagi alat pencetak (printer), DNS Service, HTTP Service, dan
lain sebagainya. Istilah ini populer pada akhir dekade 1980-an hingga awal
dekade 1990-an.
Beberapa
sistem operasi jaringan yang umum dijumpai adalah sebagai berikut:
Microsoft LAN Manager
Adalah
sebuah sistem operasi jaringan yang dikembangkan oleh Microsoft Corporation
bersama-sama dengan 3Com Corporation. LAN Manager didesain sebagai penerus
perangkat lunak server jaringan 3+Share yang berjalan di atas sistem operasi
MS-DOS.LAN Manager dibuat berbasiskan IBM OS/2 dan protokol NetBEUI. Pada tahun
1990, Microsoft meluncurkan LAN Manager 2.0 yang menawarkan banyak keunggulan.
Versi terakhir LAN Manager, versi 2.2 yang dimasukkan ke dalam OS/2 1.31
menjadi sistem operasi server Microsoft, sebelum digantikan oleh Windows NT
Server pada tahun 1994.
Beberapa
vendor menjual versi LAN Manager, yakni:
HP
LAN Manager/X, IBM LAN Server.
Novell
NetWare
adalah
sebuah sistem operasi jaringan yang umum digunakan dalam komputer IBM PC atau
kompatibelnya. Sistem operasi ini dikembangkan oleh Novell, dan dibuat
berbasiskan tumpukan protokol jaringan Xerox XNS. NetWare telah digantkan oleh
Open Enterprise Server (OES). Versi terakhir dari NetWare hingga April 2007
adalah versi 6.5 Support Pack 6, yang identik dengan OES-NetWare
Kernel, Support Pack 2.
Microsoft
Windows NT Server
Windows
NT merupakan sebuah sistem operasi 32-bit dari Microsoft yang menjadi leluhur
sistem operasi Windows 2000, Windows XP, Windows Server 2003, dan Windows
Vista. Sistem operasi tersebut pada awalnya mendukung beberapa platform
mikroprosesor, dimulai dari Intel 80x86 (hingga sekarang), MIPS R4x00
(dihentikan pada versi Windows NT 4.0), Digital Equipment Corporation Alpha AXP
(dihentikan pada versi Windows 2000 Beta 3), IBM PowerPC (dimulai dari versi
Windows NT 3.51 dan dihentikan pada versi Windows NT 4.0), serta beberapa
platform lainnya, seperti Clipper dan SPARC (tidak dirilis untuk umum, karena
dibuat oleh pihak ketiga, Intergraph). Saat ini, sistem operasi berbasis
Windows NT hanya mendukung platform Intel 80x86, Intel IA64 dan AMD64 (atau
x64), sementara platform lainnya tidak didukung lagi, mengingat kurangnya
dukungan dari pihak ketiga untuk prosesor tersebut.
Windows
NT diluncurkan dalam beberapa edisi, meskipun produk tersebut dibangun dari
kode sumber yang sama, yaitu sebagai berikut:
Kamis, 07 November 2013
1. Analisis & Disain Sistem Jaringan,
4. Analisis Perancangan Jaringan Komputer
0
komentar
Media Transmisi (Wire dan Wireless)
A.
PENGERTIAN MEDIA
TRANSMISI
Media
transmisi adalah media yang menghubungkan antara pengirim dan penerima
informasi (data), karena jarak yang jauh, maka data terlebih dahulu diubah
menjadi kode/isyarat, dan isyarat inilah yang akan dimanipulasi dengan berbagai
macam cara untuk diubah kembali menjadi data. Media transmisi digunakan pada
beberapa peralatan elektronika untuk menghubungkan antara pengirim dan penerima
supaya dapat melakukan pertukaran data. Beberapa alat elektronika, seperti
telepon, komputer, televisi, dan radio membutuhkan media transmisi untuk dapat
menerima data. Seperti pada pesawat telepon, media transmisi yang digunakan
untuk menghubungkan dua buah telepon adalah kabel. Setiap peralatan elektronika
memiliki media transmisi yang berbeda-beda dalam pengiriman datanya.
Beberapa
faktor yang berhubungan dengan media transmisi dan sinyal sebagai penentu data
rate dan jarak adalah sebagai berikut:
·
Bandwidth (Lebar
Pita). Semakin besar maka semakin banyak pula data yang dapat dikirimkan.
·
Transmision Impairement (Kerusakan
transmisi). Untuk media terpadu, kabel twisted pair secara umum
mengalami kerusakan transmisi lebih dari pada kabel coaxial, dan coaxial
mengamami kerusakan data lebih banyak daripada fiberoptik.
·
Interference (Interferensi).
Interferensi dari sinyal damal pita frekuensi yang saling Overlapping
dapat menyebabkan distorsi atau dapat merusak sebuah sinyal.
·
Jumlah Penerima (receiver).
Sebuah media terpadu dapat digunakan untuk membawa sebuah hubungan
piont-to-point atau sebuah hubungan yang dapat digunakan secara bersama-sama.
Langganan:
Postingan (Atom)


- Follow Us on Twitter!
- "Join Us on Facebook!
- RSS
Contact